0

SEMARANG - Sabtu, 5 Oktober 2019 , UKS SDIT Bina Amal bekerja sama dengan Puskesmas Pandanaran untuk mengadakan penyuluhan tentang *TBC (Tuberkulosis)* yang juga dikenal *TB PARU* adalah penyakit paru-aru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis. Penyuluhan ini diikuti oleh seluruh Guru SDIT Bina Amal.

Ibu Ganis petugas dari Puskesmas menjelaskan bahwa Kuman TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar. Penyakit ini ditularkan dari percikan ludah yang keluar penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin. Penyakit ini lebih rentan terkena pada seseorang yang kekebalan tubuhnya rendah, misalnya penderita HIV.

*Gejala Tuberkulosis* Selain menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama, penderita TBC juga akan merasakan beberapa gejala lain, seperti: Demam,Lemas,Berat badan turun,Tidak nafsu makan,Nyeri dada, Berkeringat di malam hari.

*Pengobatan Tuberkulosis* dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak. Beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit menular ini adalah foto Rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux).

TBC dapat disembuhkan jika penderitanya patuh mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Untuk mengatasi penyakit ini, penderita perlu minum beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama (minimal 6 bulan).

Jangan Lupa Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online SDIT Bina Amal Sudah dibuka 1 Oktober - 15 November 2019

Posting Komentar

 
Top