0






“Buku adalah jendela ilmu
Karenamu aku banyak tahu
Denganmu menjawab ragu”

Petikan puisi karya Natalukita Danuarta, kelas IV Anas bin Malik dibacakan di depan 700 siswa saat launching buku Melukis Asa dengan Pena, Jumat (21/9) di lapangan SDIT Bina Amal.

Ratusan siswa riuh tepuk tangan menyambut empat siswa yang mendeklamasikan puisi karya mereka. Keempat siswa tersebut yaitu Natalukita Danuarta (IV Anas) puisi berjudul Buku Menjawab Ragu, Adinda Nada Syifa Al Mubarika (IV Abdulloh) membacakan puisi Lembaran Buku Penuh Ilmu, Haydar Almahira Mumtaz (IV Ibnu) membacakan puisi Dosen, dan Athanasywa Azmi Andani (IV Abu Hurairah) membacakan puisi berjudul Dokter.

Buku berisi 99 puisi tentang Cita-cita dan Buku karya siswa mendapat apresiasi kepala SDIT Bina Amal, Enni Rustiyanti, S.Pd.I. “Alhamdulillah, di bulan literasi ini Ustadzah Samsiati dan siswa kelas IV SDIT Bina Amal mempersembahkan buku karya mereka berjudul Melukis Asa dengan Pena. Semoga buku ini menginspirasi guru lain untuk ikut berkarya,” tuturnya saat memberi sambutan.

Senada, Ustadzah Fitriyani Waka III Bidang Kesiswaan juga mendukung karya tersebut. “Bina Amal sudah membudayakan Gerakan Literasi Sekolah dengan menyediakan pojok baca di setiap kelas. Kini, mereka tidak hanya membaca buku karya orang lain tetapi bisa membaca buku karya sendiri. Teruslah maju sastra Bina Amal,” pesannya saat launching buku Melukis Asa dengan Pena.

Buku tersebut juga menginspirasi Ustadzah Ika Retnosari S.Pd. pada hari yang sama, ia langsung memperkenalkan buku Melukis Asa dengan Pena dan membacakan puisi karya siswa SDIT Bina Amal di kelas III Hamzah. Beberapa siswanya juga membaca puisi di depan kelas. Mereka dimotivasi Ustadzah Ika untuk membuat karya puisi ataupun cerita yang bisa dibukukan.

Menjadi Guru yang Rajin Menabung
Buku Melukis Asa dengan Pena berhasil diterbitkan berawal dari kerja Ustadzah Samsi yang rajin menabung karya siswa. Guru lebih mengenalnya dengan sebutan tugas portofolia atau tugas terstruktur. Salah satu KD dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas III semester II adalah mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk puisi sederhana. Dan Ustadzah Samsi memberikan tugas menulis puisi untuk semua siswa kelas III yaitu kelas III Abu, III Hamzah, III Saad, dan III Kholid.

Khusus untuk kelas III Kholid yang menjadi tempat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) siswa mendapat buku prestasi puisi. Buku prestasi puisi berisi penjelasan singkat tentang puisi, contoh sederhana puisi dan latihan membuat puisi berdasarkan gambar atau ilustrasi cerita. Melalui buku prestasi puisi, siswa lebih mudah membuat puisi. Buku prestasi puisi ini juga merupakan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya tentang puisi.

Karya puisi kemudian dikumpulkan dan dipilih serta diedit agar menjadi buku. Dengan terbitnya buku perdana karya siswa SDIT Bina Amal, semoga menjadi langkah awal untuk melahirkan buku-buku berikutnya. Terbitnya buku ini menunjukkan bahwa siswa Bina Amal memiliki salah satu 10 karakter Anak Indonesia yaitu wawasan yang luas. Siswa Bina Amal berliterasi, siswa Bina Amal semakin berprestasi. Bu Sy

Posting Komentar

 
Top