0


Tak cuma sekedar ceremonial belaka, juga tidak hanya sekedar pengenalan nama saja, melainkan mengajarkan kepada kita bagaimana berproses, bagaimana berjuang, bagaimana manisnya hasil akan sebuah penantian panjang.

Itulah R.A Kartini (Raden Ajeng). Sosoknya begitu mendunia, sosoknya begitu bermakna, sosoknya pun tak lekang oleh usia. Ketika banyak kaum perempuan hanya disibukkan dengan sandang, pangan dan papan. Dengan Habis Gelap Terbitlah Terang, ia mengajak untuk berjuang, ia mengajak untuk bangkit.

Membuktikan kepada dunia bahwa perempuan itu bisa, perempuan itu mampu, dan perempuan tak sekedar pemuas nafsu. Itulah yang coba kami lakukan.

Hari ini SDIT Bina Amal memperingati itu, berdoa dan merenung akan perjuangan kartini. Berharap kelak generasi Islam akan tumbuh dan tercipta dari anak didik ini. Generasi yang tak hanya pintar secara akal, namun peka terhadap realita sosial. Itu sebenarnya tujuan utama pendidikan, yaitu menyiapkan peradaban baru yang lebih dan lebih baik lagi.

Upacara kali ini spesial. Tau kenapa? Karena semua petugas upacaranya adalah "annisa" semuanya . Ya. Annisa merupakan sebutan siswa perempuan di SDIT Bina Amal. Alhamdulillah dan luar biasa semangat dari para petugas. Ketegasan, kesigapan, dan kesuksesan rangkaian acara upacara pagi tadi menjadi buktinya.

Jadilah pemenang disetiap pekerjaan kita.

Ayo Sekolah di Bina Amal.


@totokhadifitoyo

Posting Komentar

 
Top