0
Pekan ini menjadi hari yang menyenangkan sekali bagi siswa/i SMP IT BINA AMAL. Mengapa? karena Pesantren Ramadhan kali ini kedatangan  ustadz muda penghapal Alquran dan mengusai Suara 40 Imam Besar, yaitu Taqy Malik.

Bagi para youtubers, nama Taqy Malik sudah tidak asing lagi karena ka Taqy ini sering kali share video-video hapalan Qurannya dengan niat untuk memotivasi anak-anak seluruh Indonesia agar semangat untuk penghapal Quran.

Mari kita kenal lebih jauh siapa sih Ka Taqy ini. Taqy Malik ini adalah seorang penghapal Al Quran. Beliau menghapalkan Quran sebanyak 30 Juz ini selama 4 tahun.

Kepatuhan Taqy kecil kepada ibunya menjadi wasilah akan dimudahkannya dia dalam menghapal Quran, sehingga dalam kurun waktu empat tahun, dia sudah hapal Al Quran sebanyak 30 Juz. Usia 13 tahun Taqy kecil memulai hapalan Quran, hingga usia remaja, 17 tahun, kitab suci umat Islam itupun rampung dihapalkannya.

Menghapal quran itu bisa dilakukan siapa saja. Syaratnya hanya niat dan kemauan. Insyaallah, akan diberi kemudahan oleh Allah. Apalagi jika mengetahui begitu besarnya pahalanya.

Ada hadiah terbaik untuk kedua orangtua kita di akhirat kelak. Disampaikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Salam yang diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim,  “Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orangtuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Qur’an.”

Subhanalloh, orangtua yang memiliki anak Hafidz Al-Qur’an akan mendapatkan jubah (kemuliaan) yang tidak didapatkan di dunia.

Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan selalu bertekad untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Kuatkan azzam, “Saya ingin menjadi Hafidz Al-Qur’an, agar saya bisa memuliakan kedua orangtua di dunia dan akhirat.” Senantiasa istiqomah dalam membaca Al-Qur’an, mempelajari, dan mengamalkannya, serta menghafalkannya. Ikutilah Halaqah Al-Qur’an, agar terus termotivasi untuk mempelajari Al-Qur’an dan senantiasa menajga diri dari kemaksiatan. Mudah-mudahan Alloh menolong kita semua, dan menjadikan kita menjadi anak yang bisa memuliakan kedua orangtua dengan menjadi penghafal Al-Qur’an.

Allohumma bariklana bil Qur’an (Ya Alloh berkahilah kami semua dengan Al-Qur’an)

Wallohu’alam bisshowab.

Posting Komentar

 
Top