0


TIARA PANGESTI DEWI, S.Pd
Guru Berprestasi Tingkat Jawa tengah


“Teachers affect eternity, no one can tell where their influence stops” 

Guru memiliki pengaruh yang luar biasa, tidak ada batasnya. Tidak ada yang bisa mengatakan di mana pengaruh seorang yang mendidik dengan baik ini berhenti.

Itulah kutipan terkenal yang dikemukakan oleh Henry Books Adams, seorang jurnalis Amerika tahun 1858 untuk menunjukkan betapa besarnya peran guru dalam membangun bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwa guru menjadi penentu maju atau mundurnya suatu bangsa. Ketika Amerika Serikat dan Sekutunya meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki pada perang dunia ke-2, maka yang ditanyakan pertama kali oleh kaisar bukanlah berapa prajurit yang masih hidup, tetapi berapa guru yang masih hidup. Kaisar Jepang Hirohito sadar bahwa kehilangan guru lebih merugikan dibandingkan kehilangan tentaranya. Ini menjadi bukti bahwa peran guru sangat vital bagi kemajuan bangsa manapun di dunia ini. Peran guru yang sangat penting inilah yang dipahami oleh Bu Tiara Pangesti Dewi sehingga berusaha untuk bisa maksimal dan profesional sebagai guru. Bu Tiara yang saat ini sebagai staf pengajar SMP IT Bina Amal Semarang mata pelajaran IPS baru-baru ini  dinobatkan menjadi Guru Berprestasi Tingkat Jawa Tengah oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa tengah.

“Guru adalah pekerjaan yang mulia. Pekerjaan seorang guru bukanlah pekerjaan yang sederhana namun merupakan pekerjaan akhirat. Semoga pintu surga akan terbuka dari mereka yang kupanggil siswa”, demikian Bu Tiara memaparkan pandangannya menjadi seorang guru. “Motivasi saya mengikuti lomba adalah untuk perbaikan diri, pengembangan diri dan mencari pengalaman. Saya menyadari bahwa saya bukanlah siapa-siapa. Saya hanyalah seorang guru yang terus berusaha untuk memperbaiki diri dan bermanfaat bagi orang lain. Allah SWT berfirman bahwa barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan meneguhkan kedudukannya di muka bumi. Menolong disini berarti bermanfaat bagi umat manusia, khususnya umat Islam. Dalam hadis nabi juga menyebutkan bahwa sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Untuk itu diperlukan langkah instropeksi, perbaikan diri dan peningkatan potensi diri”, imbuh Bu Tiara memaparkan motivasinya mengikuti Lomba Guru Berprestasi Tingkat Jawa Tengah.

Beberapa prestasi yang sudah ditorehkan Bu Tiara adalah juara 1 Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Propinsi, juara 2 Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Kota, dan juara Harapan 2 Lomba Kompetensi Pembelajaran Tingkat Kecamatan. Di luar aktivitas mengajar, Bu Tiara melakukan pembimbingan siswa melalui ekstra kurikuler menulis, olimpiade IPS dan teater. Untuk pendampingan olimpiade IPS, prestasi siswa cukup membanggakan, diantaranya finalis OMP JSIT Jateng-DIY, finalis Olimpiade IPS Nasional dan juara harapan 1 Gafest. Sementara dalam ekskul teater Bu Tiara telah berhasil mementaskan tujuh judul teater dan mendapatkan apresiasi luar biasa dari penonton. Selain itu dengan teknik vokal, intonasi dan ekspresi beberapa siswa yang tergabung dalam ekskul teater di bawah bimbingan Bu Tiara berhasil meraih kejuaraan di bidang pidato dan tausiyah. Salah satu prestasi yang membanggakan adalah berhasil membimbing salah satu siswa menjadi juara 3 siswa teladan Kota Semarang.

Saat ditanya apa harapan dan rencana kegiatan di masa yang akan datang, Bu Tiara menyampaikan ingin menjadikan sekolah tempat pengabdian menjadi the big five of favourite junior high school di Kota Semarang, mampu melakukan pengembangan diri dengan aktif dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan, forum ilmiah, aktif di lembaga profesi serta membuat handout pegangan siswa, PTK, buku  motivasi dan buku kumpulan cerpen, mampu menjadi motivator dan inspirator tingkat daerah maupun skala yang lebih luas.(Ds)


Biodata

Tiara Pangesti Dewi, S.Pd, lahir di Temanggung, 24 April 1986. Sehari-hari berprofesi sebagai staf pengajar di SMP IT Bina Amal Semarang mata pelajaran IPS. Menghabiskan masa sekolah dari TK sampai SMA di kota kelahiran, alamat asal RT 03/RW 05 Ngasinan, Bumiayu, Selopampang, Temanggung. Pendidikan terakhir adalah UNNES jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial. Bertempat tinggal di RT 2/RW 2 Wonosari, Plalangan, Gunungpati, Semarang. Mempunyai hobi menulis dan membaca. Motivasi mengikuti lomba mengarang cerpen Galaxy Cinta yaitu menambah pengalaman dan mencari pembelajaran agar tetap semangat dalam menulis serta memberi teladan kepada peserta didik agar terus berkarya melalui tulisan.

Posting Komentar

 
Top