0

 Supaya berinternet aman bagi anak, langkah pertama adalah menerapkan peraturan mendasar bagi anak saat memakai internet. Begitu Anda membuat peraturan tersebut, jangan memberi kelonggaran sedikitpun. Ikuti tip ini untuk menerapkan internet yang aman di rumah

Letakkan komputer di area umum seperti ruang keluarga. Untuk alasan ini, maka komputer keluarga menjadi lebih baik daripada memiliki laptop.

Ikut online bersama anak. “Buat anak menyadari bahwa Anda tertarik dengan teman-teman online dia dan aktivitas apa saja yang mereka lakukan di internet,” ujar Tim Lordan, executive director of the Internet Education Foundation.

Ciptakan bookmark atau situs yang telah ditandai khusus untuk anak, dan buat agar anak hanya bisa mengakses internet melalui bookmark. “Katakan, ini bookmark situs-situs untuk kamu, jika Adik ingin membuka situs lainnya, bilang pada Mama dan kita akan membukanya bersama,” ujar Willard. Atau Anda juga bisa membuatkan suatu homepage atau situs khusus berisi jaringan ke situs-situs yang aman bagi anak; Anda bisa melihat referensi di Kids.gov dan the American Library Associaton’s Great Web Sites for Kids (ala.org/greatsites), atau coba lihat apakah perpustakaan umum di kota Anda memiliki website khusus untuk anak-anak.

Nyalakan program filter pada mesin pencari situs (search engine) yang digunakan anak. Untuk Google dan Yahoo!, klik tulisan preferensi yang ada tepat  di sebelah kotak pencari situs dan pastikan bahwa filter SafeSearch diaktifkan dalam level paling tinggi. Ini kuncinya jika Anda mengizinkan anak membuka situs seperti YouTube, dimana mereka sangat mungkin terpapar informasi yang tak sesuai dengan usia mereka.

Sembunyikan tampilan kontrol navigasi dari browser Anda- lakukan dengan meng-klik tulisan preferensi. Dengan begini, jika anak ingin membuka satu situs yang baru didengar dari teman-temannya, dia harus membuka melalui search engine (yang sudah Anda siapkan di bookmark miliknya) daripada anak mengetik sendiri alamat situs tersebut dan kemungkinan salah ketik sehingga keluar situs lain dengan nama sejenis tapi memiliki isi yang tidak sesuai bagi anak. Saat anak melakukan pencarian situs, ajari dia untuk selalu meng-klik hasil pertama yang keluar di daftar penelusuran oleh mesin pencari situs.

Baca aturan privasi atau informasi untuk orang tua dengan teliti saat anak ingin mengunduh program atau bergabung dengan komunitas sosial di dunia maya. Aktifkan program kontrol orang tua dan fitur proteksi yang Anda rasa pantas ketika Anda membantu anak mengisi daftar anggota saat bergabung pada satu komunitas. Setiap situs memiliki aturan yang berbeda, tapi beberapa memiliki opsi yang membuat Anda bisa mengatur apakah Anda mengijinkan anak untuk bisa chatting dengan temannya atau tidak.

Awasi dengan baik jika anak sedang melakukan riset melalui internet untuk tugas sekolahnya. Anak kemungkinan besar akan terekspos dengan hal-hal yang patut dipertanyakan kepantasannya jika berselancar bebas di internet daripada jika dia mengakses melalui situs yang sudah Anda bookmark.

Tegaskan kepada anak untuk tidak pernah berbagi infomasi mengenai dirinya seperti nama lengkap, alamat lengkap, alamat sekolah, atau nomor telepon.

Ajari anak untuk memberi tahu Anda jika dia ingin mengunduh sesuatu; apakah itu program permainan, musik, atau yang lainnya. Beberapa jenis download sebenarnya illegal dan situs lainnya bisa menginstal program spyware di komputer Anda. Pastikan program yang diunduh anak sesuai dengan usianya dan legal, dengan membaca informasi “About Us”. Anda bisa mengetahui perusahaan apa yang memiliki situs tersebut sebelum mengizinkan anak mengunduh program tersebut. Jika Anda merasa asing dengan nama perusahaannya, atau jika program anti virus dan spyware Anda memberi tanda peringatan, jangan izinkan anak untuk mengunduh dari situs tersebut.

Anak sebaiknya tidak memiliki alamat email sendiri. Tidak ada alasan mengapa anak kecil harus memiliki alamat email sendiri, tapi ketika Anda memutuskan bahwa kini saat yang tepat untuk anak memiliki alamat emailnya sendiri, buat alamat email keluarga sehingga dia tahu Anda juga bisa mengakses alamat email miliknya.

Monitor riwayat penelusuran anak di internet. Katakan bahwa Anda akan memeriksa situs-situs apa saja yang dia kunjungi setiap beberapa hari, dan jelaskan bahwa ini atas dasar keselamatan, bukan karena keinginan untuk memata-matai.

Pastikan sistem penghalang popup aktif. Untuk mencegah iklan yang tidak sopan tiba-tiba muncul di layar komputer (lihat dibawah tulisan preferensi di tampilan internet Anda.)

Beri instruksi spesifik pada anak jika dia melihat sesuatu yang mengerikan di internet. “Katakan padanya untuk segera mematikan layar komputer dan pergi mencari Anda,” saran Willard. Jangan panik atau justru menyalahkan anak. Anda tentu tidak ingin anak merasa enggan mendatangi Anda untuk bertanya.

Selalu waspada terhadap cyber bullying, apalagi jika anak Anda mengunjungi situs yang memiliki layanan chat. Tegaskan pada anak bahwa dia tidak perlu membalas bully yang dilontarkan orang lain. Jika teman sekelas si kecil ada yang senang mengganggu, tentu Anda akan mengutarakan pada guru (dan pada kepala sekolahnya). Dan jika yang mengganggu adalah orang asing, beritahukan pada administrator situs tersebut.

Posting Komentar

 
Top